Penulis
Kesit Kusumo

Pengusaha Cerdas Membangun Startup Tanpa Investor

Dapatkah startup sukses dengan bootstrapping?

Pengusaha Cerdas Membangun Startup Tanpa Investor

Terdapat mitos bahwa startup awal membutuhkan investor. Kenyataannya adalah bahwa lebih dari 80% bisnis baru tidak akan pernah menarik modal ventura atau pendanaan Angel, menurut para ahli, dan ada banyak alasan tentang itu. Pendanaan dari luar bukan merupakan hak bagi startup untuk memulai.

Media cenderung menyoroti wirausahawan berpengalaman yang berhasil dengan dana ventura awal yang baru, seperti Garberett Camp, tetapi gagal menunjukkan keberhasilan bootstrapping. Contoh penting lainnya, seperti Bill Gates, Michael Dell dan Richard Branson, yang tidak mengambil langkah pendanaan awal dari luar, dan menunggu keberhasilan awal untuk go public atau ekspansi bisnis. Di Indonesia contoh dari startup yang sukses tanpa pendanaan investor adalah startup sewa apartemen dan jual apartemen yang menerima puluhan ribu daftar iklan berbayar dan dibangun dengan modal kecil tanpa bantuan investor

Berikut adalah beberapa keuntungan utama dan tips yang dapat diambil dalam memulai bisnis baru melalui bootstrapping, tanpa pendanaan investor luar:

  1. Bisnis adalah milik Anda dan Anda adalah bos.

Banyak calon pengusaha melompat dari lingkungan perusahaan, mengeluh bahwa mereka ingin menjadi bos mereka sendiri, hanya untuk menemukan bahwa investor lebih menuntut bos. Anda tidak perlu memperjuangkan hak Anda dan tidak ada yang bisa memperlambat Anda dalam pengambilan keputusan.

  1. Anggaran yang terbatas membuat rencana bisnis yang lebih baik.

Pengusaha yang tidak memiliki dana dari orang lain untuk outsourcing, datang dengan pendekatan yang lebih inovatif dan kreatif untuk menyelesaikan sesuatu. Kelemahan dalam rencana bisnis seringkali ditutupi oleh pendanaan, tetapi pada akhirnya akan membunuh startup apa pun. Anda perlu melihatnya dengan cepat, dan berputar sesuai kebutuhan.

  1. Startup harus tetap gesit dan beradaptasi dengan perubahan.

Setelah Anda mengasah dan memberi investor Anda pitching ratusan kali, investor Anda sulit berubah. Jadi belajar dari kesalahan! Anda harus menjadi hal tersebut menjadi pengalaman positif, bukan kesalahan menyakitkan yang akan membuat Anda pesimis.

  1. Jaga fokus Anda pada klien, bukan investor.

Bahkan investor terbaik akan secara dramatis meningkatkan beban kerja Anda, dengan komunikasi harian, perjanjian, dan overhead bisnis.

  1. Jangan berhenti dari pekerjaan Anda sampai pendapatan mengalir.

Investor mengharapkan komitmen penuh, bahkan pada tahap awal ketika model bisnis belum terbukti. Uang investor dapat dengan cepat habis dan dapat meninggalkan Anda serta startup Anda serta tanpa dukungan apapun. Untuk calon pengusaha, rencana cadangan bisnis perlu dipertimbangkan.

  1. Sebarkan ekuitas Anda secara internal untuk membangun tim.

Bootstrap tidak berarti Anda tidak membagikan ekuitas. Anda dapat menggunakannya sebaik-baiknya untuk memikat anggota tim dan mitra yang luar biasa, membangun tingkat komitmen yang tidak Anda dapatkan dengan gaji saja. Anda juga dapat menggunakannya mengakuisisi atau bergabung dengan perusahaan lain untuk pertumbuhan eksponensial.

  1. Biarkan opsi strategi keluar Anda terbuka selagi Anda belajar.

Investor menginginkan uang mereka kembali, dengan keuntungan yang cukup besar dan tanpa kesulitan, dalam jangka waktu tiga hingga lima tahun. Dengan demikian mereka akan menuntut penjualan atau penawaran umum di setiap kesempatan, yang kemungkinan akan memaksa Anda keluar. Impian Anda untuk mengubah dunia mungkin membutuhkan waktu lebih lama.

Dewasa ini, dimungkinkan untuk melakukan bootstrapping di hampir semua jenis bisnis, jika Anda mau berpikir kreatif tentang pengembalian yang ditangguhkan kepada pengembang, uang royalti, dan pembiayaan peralatan. Dimungkinkan juga untuk memperluas kemampuan investasi Anda sendiri, seperti dengan melalui jalur kredit, dan piutang.

Pengusaha cerdas memahami bahwa mengubah dunia merupakan sebuah perjalanan panjang dengan banyak belokan dan lika-liku di sepanjang jalan. Anda akan lebih mungkin untuk mencapai tujuan Anda jika Anda memulai, dengan cara Anda sendiri, untuk menikmati perjalanan serta tujuan bisnis startup Anda.

Tags: startup, pendanaan startup, tips startup

Dipos pada tanggal: 2019-04-07 21:21:41 Kategori: Berita - Lainnya
Tentang Penulis

Seorang pengembang web Indonesia. Saat ini masih berstatus sebagai pelajar di Universitas Brawijaya.

Kesit Kusumo

Komentar