Penulis
Kesit Kusumo

Google Ketahuan Mengambil Data Lokasi Pengguna Smartphone Android Tanpa Sepengetahuan Pengguna

Pelanggaran data yang dilakukan oleh Google
Google Ketahuan Mengambil Data Lokasi Pengguna Smartphone Android Tanpa Sepengetahuan Pengguna

Komisioser Eropa Margrethe Vestagar memutuskan untuk memberi denda kepada perusahaan teknologi Google sebesar 2.4 milyar euro karena telah melakukan pelanggatan terhadap aturan Anti Trust. Margrethe Vestagar juga memaparkan alasan dibalik kasus pelanggaran Anti Trust Google.

Google secara diam-diam mengambil data lokasi pengguna Smartphone yang menggunakan sistem operasi Android. Data lokasi diambil tanpa sepengetahuan pengguna smartphone bahkan dalam kondisi di mana status layanan berbasis lokasi seperti Google Maps di non-aktifkan, tanpa ada aplikasi apapun hingga tanpa memasukkan kartu SIM. Walaupun smartphone tidak bisa mendapatkan jaringan komunikasi ketika kartu SIM tidak ada, data lokasi akan tetap bisa terkirim ke Google pada saat smartphone terhubung ke internet.

Informasi lokasi pengguna yang terekspos menjadi tindakan pelanggaran privasi. Selain itu juga dapat memicu potensi kriminal seperti meretas smartphone pengguna. Permasalahan ini dapat menjadi lebih serius mengingat lebih dari 2 milyar pengguna smartphone aktif menggunakan Android sebagai sistem operasinya.

Menurut hasil laporan, Google menggunakan data lokasi pengguna untuk bahan data acuan untuk iklan sehingga pengiklan yang menggunakan jasa Google dapat secara optimal menargetkan iklannya. Sebagai contoh, ketika pengguna berada pada lokasi yang dekat dengan suatu toko tertentu, maka Google dapat menampilkan iklan produk atau jasa yang relevan dengan produk atau jasa yang ditawarkan pada toko sekitar lokasi pengguna.

Tags:

Dipos pada tanggal: 2017-12-01 19:52:48 Kategori: Berita - Google
Tentang Penulis

Seorang pengembang web Indonesia. Saat ini masih berstatus sebagai pelajar di Universitas Brawijaya.

Kesit Kusumo

Komentar

Forum kernel akan segera hadir!

Kunjungi